Analisis
Polres Tana Tidung Gandeng Tokoh Adat dan KKSS Cegah Konflik Sosial
05 Agustus 2026, 00:00
7 views
Polres Tana Tidung, Kalimantan Utara, secara proaktif memperkuat kerja sama dengan Lembaga Adat Tidung (LAT) dan Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) untuk mendeteksi dini dan mencegah potensi konflik sosial. Langkah ini mengakui bahwa kepolisian tidak dapat bekerja sendiri dalam menjaga stabilitas wilayah yang multikultural. Akar masalah yang diantisipasi seringkali berasal dari miskomunikasi antar kelompok etnis atau gesekan sosial yang tidak terditeksi. Dinamika konflik di daerah dengan keberagaman etnis seperti Tana Tidung rentan dipicu oleh informasi yang tidak terverifikasi dan sentimen kelompok. Kapolres AKBP Eko Nugroho menekankan pentingnya musyawarah dan nilai kearifan lokal sebagai mekanisme resolusi. Opsi penyelesaian yang diusung adalah membangun saluran komunikasi formal antara aparat keamanan dengan organisasi masyarakat sipil dan tokoh adat yang memiliki akses langsung ke masyarakat. Model ini efektif untuk meredam persoalan sebelum berkembang menjadi konflik terbuka dan mengganggu stabilitas daerah.